Cara menanam serta merawat bibit jeruk santang madu di dalam media pot agar cepat berbuah lebat

Cara menanam serta merawat bibit jeruk santang madu di dalam media pot agar cepat berbuah lebat

 


Assalamu'alaikum warahmatullohi wabarokatu, di edisi perternakan dan perkerbunan kali ini saya ingin sharring tentang bagaimana cara saya merawat bibit jeruk santang madu yang berada di dalam pot agar cepat berbuah , mulai dari cara pemupukannya , serta cara perawatan nya.

Saya melakukan hal ini didasari dengan alasan karena jeruk termasuk buah yang sangat polpuler di kalangan masyarakat, apalagi jeruk santang madu yang terkenal manisnya.

Uniknya jeruk santang madu ini tidak memerlukan lahan yang cukup luas untuk bisa tumbuh, cukup dengan media pot, jeruk santang madu ini sudah bisa tumbuh hingga berbuah di dalam media pot.

baca juga : Cara menanam dan merawat bibit buah alpukat aligator jumbo agar tumbuh maksimal diu dalam pot atau lahan lainnya

Apa itu jeruk santang madu ?

ada baiknya sobat sekalian mengetahui tentang apa itu jeruk santang madu, sebelum sobat mulai menanam bibit jeruk santang madu tersebut, karena banyaknya jenis-jenis buah jeruk, sehingga dengan mengetahui ciri - ciri dari buah jeruk santang madu sobat tidak salah menanam nya.

pohon atau bibit jerus santang madu biasanya tumbuh di ketinggian  500-1000 meter di atas permukaan laut. perlu sobat ketahui apabila semakin tinggi lokasi penanaman buah jeruk santang madu tersebut maka akan menghasilkan kualitas buah yang semakin baik , di tandai dengan warna buah yang jauh lebih mencolok.

jeruk santang madu biasanya tidak menyukai angin, namun umumnya bibit buah jeruk santang madu akan jauh lebih bagus apabila terkena sinar matahari secara langsung. kebutuhan air dari bibit jerus santang madu harus sangat tercukupi terutama pada bulan-bulan tertentu seperti bulan juli- agustus ,dimana pada bulan tersebut umumnya merupakan musim kemarau. bibit buah jeruk santang madu akan jauh lebih baik lagi apabila tumbuh di iklam basah selama kurang lebih 6-7 bulan, dengan suhu ideal antara 25-30 derajat celcius di sertai dengan tingkat kelembaban 70 -80 % .

adapun jeruk santang madu ini menyukai jenis tanah lempeng atau lempung berpasir yang di kombinasikan dengan plastisitas 7-25 %,lanau 25-50 %, dan pasir sebanyak kurang dari 50%, atau bisa juga dengan tahan andosol dan latosol,agar dapat tumbuh secara optimal tanah harus mengandung humus yang cukup, dengan pH 5,5-6,5.

Bagaimana Cara memilih bibit jeruk santang madu yang berkualitas?

untuk mendapatkan kualitas bibit jeruk santangmadu yang baik, silahkan sobat memilih bbit yang di perbanyak secara vegetatif. Biasanya jenis bibit seperti ini banyak sekali di jual di pasaran, baik secara offline maupun online, namun harus di pastikan bahwa sobat membeli dari seller yang memang sudah terpercaya dari segi kualitasnya, agar nanyanya penantian sobat ketika menanam bibit jeruk santang madu tidak sia-sia karena kecewa ketika mendapatkan kualitas buah yang buruk.

untuk harga bibit jeruk santang madu yang sudah berbuah biasanya di hargai 50rb dan untuk bibitnya mulai  dari 15-30rb 

Agar lebih mudah saya sarankan untuk sobat memilih bibit yang berusia 7-8 bulan di dalam polybag. Biasanya pada usia ini bibit jeruk santang madu memiliki tinggi sekitar 50-80cm atau lebih dengan diameter batang 2-3cm.

Bibit jeruk santang madu yang sehat biasanya memiliki batang yang halus, akar berserat,akar tunggang berukuran sedang,dan pohon terlihat segar.

ada hal yang unik dari pohon jeruk santang madu ini, yaitu ketinggiannya bisa di pertahankan , akan tetapi sangat riskan, karena ketika berbuah phonnya akan merasa terbebani oleh berat buahnya. jangan lupa untuk memilih pot yang berukuran besar berdiameter kurang lebih 45cm karena di khawatirkan bisa jatuh terguling , akanlebih baik l;agi jika sobat menggunakan pot berjenis tanah liat, atau semen, namun jika tidak ada sobat bisa mengunakan pot plastik yang di ini dengan media tanah yang cukup banyak. pastikan juga bahwa tanah yang digunakan merupakan tanah yang subur.

Langkah menanam bibit buah jeruk santang madu.

tahapan ini mungkin adalah tahapan yang paling sobat tunggu, untuk tahap awal silahkan sobat tutup lubang pot dengan menggunakan ubin,setelah itu campurkan kerikil dan pasir, lalu tambahkan media tanam ke 1/3 pot. Keluarkan bibit dari polybag, potong sebagian akarnya. Jika akar bibit terlalu panjang, sisakan hanya setengah dari panjang aslinya.

setelah melakukan tahapan tersebut silahkan sobat tempatkan bibit pohon jerus santang madu di bagian tengah pot, kemudian isi kembali dengan tanah hingga pot benar benar terisi penuh. setelah ituh siramlah dengan sedikit air agar tanah menjadi lebih padat. jangan lupa untuk menempatkan pohon jerus santang madu di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung kurang lebih selama 5 jam setiap harinya.

Cara Perawatan dan pemeliharan bibit jeruk santang madu

Untuk metode perawatan dan pemeliharaan jeruk santang madu ini tergolong mudah karena seperti pohon pada umumnya, jeruk santang madu harus di siram secara teratur kurang lebih sebanyak dua kali sehari, terutama dapa saat musim kemarau, namun apabila sedang musim hujang silahkan sobat lakukan penyiraman di sesuaikan dengan keadaan bibit jeruk santang madu tersebut.

Lakukanlah proses pemupukan agar mempercepat pertumbuhan dari bibit jeruk santang madu, lakukan pemupuka dengan menggunakan NPK setiap 4 bulan sekali secara rutin, dengan dosis 25gram di tahun pertama. dengan seiring berkembangnya pertumbuhan bibit jeruk santang madu silahkan sobat tambhkan dosisinya menjadi 50 gram di tahun kedua serta 100 gram di tahun selanjutnya.

nah itu dia sobat cara menanam dan merawat bibit jeruk santang madu, saya yakin sobat bisa melakukannya apalagi setelah membaca artikel ini, jangan lupa terus update wawasan sobat mengenai dunia bibit dan pertanian melalui blog kami, apabila ada pertanya silahkan sobat tinggalkan komentar pada bkolom komentar di sebelah bawah.


Posting Komentar

0 Komentar